Home PendidikanUnikama Dampingi Wirausaha dari Jawa hingga Papua Lewat Program TKML Kemnaker

Unikama Dampingi Wirausaha dari Jawa hingga Papua Lewat Program TKML Kemnaker

by Redaksi Hai Malang
0 comments

Haimalang – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) terus memperluas kontribusinya dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pendampingan program Tenaga Kerja Mandiri Lanjutan (TKML) dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI).

Memasuki tahun ketiga pelaksanaan, program pendampingan TKML yang dikoordinasikan Balai Besar Perluasan Kesempatan Kerja Bandung Barat tersebut kini memasuki tahap Monitoring dan Evaluasi (Monev) Tahap Antara pada Rabu (4/11/2026).

Program ini menjadi salah satu bentuk keterlibatan perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan usaha masyarakat. Melalui pendampingan secara berkelanjutan, para pelaku usaha diharapkan mampu meningkatkan kapasitas bisnis, memperbaiki pengelolaan usaha, hingga memperluas jangkauan pemasaran.

Pendampingan TKML Jadi Wujud Kontribusi Unikama bagi Masyarakat

Program Tenaga Kerja Mandiri Lanjutan (TKML) merupakan salah satu upaya Kemnaker RI dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat melalui pendampingan pelaku usaha.

Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan pendampingan untuk mengembangkan usaha yang telah dirintis. Proses tersebut mencakup penguatan manajemen bisnis, pengelolaan keuangan, hingga strategi pemasaran agar usaha dapat tumbuh dan memiliki daya saing.

Keterlibatan perguruan tinggi menjadi bagian penting dalam program ini. Unikama mengambil peran melalui penerjunan tim pendamping yang membantu peserta mengembangkan usaha sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan.

Pendampingan TKML tahun ketiga di Unikama sendiri mulai berjalan pada 22 September 2026. Sejak saat itu, tim pendamping secara konsisten mengawal perkembangan usaha peserta hingga memasuki tahapan evaluasi.

Kepercayaan yang diberikan selama tiga tahun berturut-turut juga menunjukkan keterlibatan Unikama dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan pemerintah.

Jangkauan Pendampingan Unikama hingga Wilayah Papua

Salah satu hal yang menonjol dari pelaksanaan TKML tahun 2026 adalah jangkauan wilayah pendampingannya. Tim Unikama tidak hanya mendampingi peserta di Pulau Jawa dan Bali, tetapi juga menjangkau wilayah Indonesia bagian timur, termasuk Papua.

Sebaran tersebut memperlihatkan bahwa pendampingan pengembangan usaha tidak terbatas pada satu wilayah tertentu. Para pelaku usaha dari berbagai daerah memiliki kesempatan untuk memperoleh pendampingan dalam meningkatkan kapasitas bisnisnya.

Tim pendamping juga menyesuaikan proses pendampingan dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing peserta. Selain melalui komunikasi daring, pendampingan dilakukan dengan memastikan perkembangan usaha tetap terpantau meskipun terdapat tantangan jarak dan kondisi geografis.

Dengan jangkauan tersebut, Unikama turut mengambil bagian dalam memperluas akses pendampingan kewirausahaan bagi masyarakat di berbagai daerah.

Monev Tahap Antara Evaluasi Perkembangan Usaha Peserta

Setelah berjalan sekitar dua bulan sejak September 2026, program TKML memasuki tahap Monitoring dan Evaluasi (Monev) Tahap Antara pada 4 November 2026.

Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi Unikama dan tim pendamping untuk melihat perkembangan pelaksanaan program sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi peserta selama menjalankan usaha.

Evaluasi dilakukan terhadap proses pendampingan, capaian yang telah diperoleh, serta kebutuhan pengembangan usaha pada tahap berikutnya.

Melalui Monev, pendampingan diharapkan tidak hanya berorientasi pada terlaksananya program, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi keberlangsungan usaha peserta.

Beberapa aspek yang menjadi perhatian dalam pengembangan usaha meliputi peningkatan omzet, pengelolaan keuangan, serta perluasan jaringan pemasaran. Ketiga aspek tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong pelaku usaha agar mampu mengelola bisnis secara lebih mandiri dan berkelanjutan.

Wakil Rektor II Unikama Tekankan Pentingnya Dampak Nyata Perguruan Tinggi

Kegiatan Monev Tahap Antara turut dihadiri Wakil Rektor II Unikama, Irma Tyasari, Ph.D. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan arahan sekaligus menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, perguruan tinggi saat ini tidak cukup hanya berfokus pada kegiatan akademik dan menghasilkan lulusan dengan gelar pendidikan. Institusi pendidikan tinggi juga perlu terlibat dalam menjawab berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Unikama dampingi wirausaha

Foto bersama tim Unikama seusai kegiatan Monev TKML. Dok Humas

“Perguruan tinggi hari ini dituntut untuk tidak hanya fokus mencetak lulusan bergelar akademik, tetapi juga harus hadir memberi dampak nyata di tengah masyarakat. Kehadiran Unikama dalam mengawal pendampingan TKML ini merupakan aksi konkret institusi kami untuk mendukung secara langsung program-program strategis pemerintah, khususnya di bidang kewirausahaan dan pemberdayaan ekonomi warga,” tegas Irma Tyasari, Ph.D.

Ia menambahkan, keterlibatan Unikama dalam program TKML menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat, termasuk melalui pengembangan kewirausahaan dan upaya mengatasi pengangguran.

Perkuat Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Pemerintah

Konsistensi Unikama dalam mendampingi program TKML selama tiga tahun berturut-turut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah.

Melalui kerja sama dengan Kemnaker RI, Unikama berupaya menghubungkan pengetahuan akademis dengan kebutuhan praktis para pelaku usaha. Pendampingan tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga membantu peserta memahami berbagai aspek yang dibutuhkan untuk mengembangkan bisnis.

Sinergi tersebut diharapkan dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak pelaku usaha yang memperoleh akses pendampingan dan kesempatan untuk mengembangkan usahanya.

Pelaksanaan Monev Tahap Antara juga menjadi landasan bagi Unikama untuk memperbaiki proses pendampingan pada tahap selanjutnya. Berbagai catatan dan rekomendasi hasil evaluasi akan menjadi bahan perbaikan agar program berjalan lebih optimal.

Melalui program TKML, Unikama berupaya memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra pembangunan yang hadir langsung di tengah masyarakat. Jangkauan pendampingan dari Jawa hingga Papua menjadi salah satu wujud kontribusi kampus dalam mendukung tumbuhnya wirausaha mandiri dan penguatan ekonomi masyarakat Indonesia.

You may also like

Leave a Comment