Home NewsSamuel Otusanya Hattrick, Arema FC Hajar RANS Nusantara 4-0 di I.League Cup

Samuel Otusanya Hattrick, Arema FC Hajar RANS Nusantara 4-0 di I.League Cup

by Redaksi Hai Malang
0 comments

Haimalang – Arema FC mengawali kiprahnya di I.League Cup 2026/2027 dengan kemenangan meyakinkan. Singo Edan menghajar RANS Nusantara FC dengan skor 4-0 dalam pertandingan Grup L di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Selasa (3/11/2026).

Samuel Otusanya menjadi bintang kemenangan Arema FC setelah mencetak tiga gol sekaligus atau hattrick. Satu gol lainnya disumbangkan Hanif Sjahbandi yang langsung mencatatkan namanya di papan skor pada pertandingan pertamanya setelah kembali memperkuat Singo Edan.

Kemenangan ini membawa Arema FC mengamankan tiga poin dengan keunggulan empat gol. Namun, di balik hasil telak tersebut, pelatih Arema FC Andre Caldas mengakui masih ada sejumlah hal yang perlu dibenahi dari permainan timnya.

Samuel Otusanya Cetak Hattrick ke Gawang RANS

Arema FC membuka keunggulan pada menit ke-26 melalui Samuel Otusanya. Gol tersebut menjadi awal dari penampilan impresif penyerang Arema itu sepanjang pertandingan.

Arema Fc Vs Rans Nusantara

Selebrasi Samuel Otusanya usai mencetak gol ke gawang Rans Nusantara, di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Otusanya kembali membobol gawang RANS pada menit ke-35. Arema pun menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.

Memasuki babak kedua, Otusanya kembali menunjukkan ketajamannya. Ia mencetak gol ketiga pada menit ke-52 sekaligus melengkapi hattrick dan membawa Arema unggul 3-0.

RANS yang berusaha mengejar ketertinggalan justru kembali kebobolan. Kali ini, Hanif Sjahbandi mencetak gol keempat Arema melalui sundulan pada menit ke-66.

Hanif menyambut umpan Robi Darwis dari sisi kanan. Gol tersebut terasa istimewa karena menjadi penanda awal kembalinya Hanif ke Arema FC setelah sebelumnya memperkuat Persija Jakarta.

Andre Caldas Soroti 25 Menit Awal Permainan Arema

Meski menang dengan skor telak, Andre Caldas tidak sepenuhnya puas dengan penampilan anak asuhnya. Ia menilai permainan Arema pada 20 hingga 25 menit pertama belum berjalan sesuai harapan, baik ketika bertahan maupun saat membangun serangan.

Menurut Andre, organisasi permainan menjadi hal penting yang harus dijaga dalam setiap pertandingan, terlepas dari kompetisi yang diikuti Arema.

Ia menjelaskan, permainan tim mulai lebih mudah berkembang setelah gol pertama tercipta. Para pemain mulai menemukan keterhubungan antarlini dan mampu menciptakan lebih banyak peluang.

“Setelah kami mencetak gol, permainan menjadi lebih mudah. Para pemain mulai menyatu dan kami bisa menciptakan lebih banyak peluang,” ujar Andre.

Perubahan juga terlihat setelah jeda babak pertama. Andre menyebut evaluasi dan diskusi di ruang ganti membantu tim memperbaiki penampilan pada paruh kedua.

Ia meminta para pemain tetap menjaga intensitas permainan dan tidak mengendurkan tekanan kepada lawan.

“Instruksi saya adalah tetap bermain agresif dan jangan pernah berhenti melakukan pressing. Never stop,” tegasnya.

Bagi Andre, target utama Arema dalam pertandingan tersebut adalah mengamankan tiga poin. Ia menilai hasil akhir menjadi hal yang paling penting, tanpa harus terpaku pada berapa banyak gol yang dicetak.

Kas Hartadi Akui RANS Kehilangan Fokus

Di kubu lawan, pelatih RANS Nusantara FC Kas Hartadi mengakui timnya melakukan sejumlah kesalahan yang dimanfaatkan Arema untuk mencetak gol.

Kas menjelaskan, RANS memang melakukan rotasi pemain dalam pertandingan tersebut. Langkah itu menjadi bagian dari persiapan tim menghadapi pertandingan berikutnya di kompetisi Championship.

Namun, ia menilai beberapa gol Arema lahir akibat kesalahan pemain sendiri, terutama karena kurang fokus dalam mengantisipasi pergerakan lawan dan situasi bola mati.

“Gol-gol awal terjadi karena kesalahan kami sendiri. Pemain kurang fokus dan terlalu memperhatikan bola sehingga kehilangan posisi,” jelas Kas.

Menurutnya, konsentrasi pemain dalam menjaga area dan membaca situasi pertandingan seharusnya tetap terjaga, termasuk ketika menghadapi tendangan sudut atau situasi bola mati lainnya.

Kas juga mengakui komposisi pemain RANS dalam pertandingan tersebut banyak diisi pemain muda yang belum memiliki pengalaman bermain sebanyak pemain Arema.

Meski demikian, ia menyebut para pemain telah berusaha maksimal untuk mendapatkan poin. Hasil pertandingan melawan Arema akan menjadi bahan evaluasi sebelum menghadapi Barito pada laga berikutnya.

“Anak-anak sudah berjuang untuk mendapatkan poin, tetapi hasilnya belum sesuai harapan. Ini menjadi pelajaran bagi kami untuk pertandingan selanjutnya,” ujarnya.

Kas juga menanggapi sejumlah protes yang muncul selama pertandingan. Menurutnya, keputusan akhir tetap berada di tangan wasit dan seluruh pemain harus menghormati keputusan tersebut.

Hanif Sjahbandi Langsung Cetak Gol setelah Kembali

Gol Hanif Sjahbandi menjadi penutup kemenangan Arema FC atas RANS Nusantara. Masuk sebagai pemain pengganti, Hanif mampu memaksimalkan umpan Robi Darwis melalui sundulan yang tidak mampu dihentikan kiper RANS.

Baca juga Profil Hanif Sjahbandi, Perjalanan Karier dan Cerita Kembalinya ke Arema FC

Gol tersebut sekaligus menjadi momen penting bagi Hanif setelah kembali mengenakan seragam Arema FC. Sebelumnya, Hanif pernah menjadi bagian dari Singo Edan pada periode 2017–2022 sebelum melanjutkan karier bersama Persija Jakarta.

Kemenangan 4-0 ini menjadi awal positif Arema FC di Grup L I.League Cup 2026/2027. Hattrick Samuel Otusanya dan gol Hanif Sjahbandi memastikan Singo Edan mengawali kompetisi dengan raihan tiga poin.

You may also like

Leave a Comment