HaiMalang.com – Luluk Make-Up Malang menjadi salah satu peserta yang turut meramaikan pameran wedding di Mall Olympic Garden (MOG) Malang, yang digelar mulai 9 hingga 13 April 2025. Bagi Luluk, ini adalah pengalaman pertama mengikuti ajang pameran berskala besar.
“Ini kali pertama saya ikut pameran kayak gini mbak,” ujar Luluk mengawali kisahnya dengan semangat.
Perjalanan Luluk di dunia rias bermula pada tahun 2021. Kecintaannya terhadap dunia kecantikan membuat perempuan asal Madura ini memberanikan diri terjun ke dunia make-up.
“Dulu awalnya kalau lihat orang cantik kayak pengen gitu merias. Akhirnya beli alat make up yang murah-murah dulu,” kenangnya. Di masa awal, Luluk bahkan merias secara cuma-cuma untuk keperluan pentas dan wisuda.

Luluk Make-Up Malang saat hadir dalam Pameran Wedding di Mall Olympic Garden Malang (Foto: Hay)
Kini, dengan ketekunan dan dedikasi, Luluk berhasil mengembangkan bisnisnya dan dikenal memiliki gaya make-up yang berbeda. Ia tidak mengedepankan transformasi drastis, melainkan mengangkat kecantikan alami setiap klien.
“Kalau yang lain lebih menonjolkan make up manglingi, saya lebih ke mempercantik wajah masing-masing orang. Karena itu tujuan utamanya, cantik dengan wajah sendiri,” ungkapnya.
Selama pameran berlangsung, Luluk memberikan beragam penawaran menarik bagi calon pengantin. Mulai dari paket lengkap premium yang didiskon dari Rp12,5 juta menjadi Rp11 juta, paket premium dari Rp8 juta menjadi Rp7,5 juta, paket akad nikah di kisaran Rp3,5 juta–4,5 juta, hingga paket ekonomis dari Rp7,5 juta menjadi Rp6,5 juta.
“Kami sengaja menampilkan harga dengan gamblang mbak. Biar calon manten tahu bahwa kita nggak akan mematok harga yang tidak mahal dengan hasil make up yang istimewa,” imbuh owner Luluk Make-Up Malang yang beralamat di Jalan Kebalen Wetan IV, Kota Lama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang ini.
Sebagai puncak partisipasinya di pameran, Luluk akan menggelar fashion show pada hari Minggu (13/4). Ia akan menampilkan empat model dengan tema riasan adat Minang, adat Jawa, serta gaun muslim.
“Alhamdulillah, dengan modal awal yang pinjam teman, saya bisa survive di bidang ini mbak. Apalagi dengan banyaknya persaingan MUA sekarang,” ungkap Luluk dengan nada penuh syukur.

Luluk, founder Luluk Make-Up Malang saat hadir langsung menyapa pengunjung di Pameran Wedding MOG (Foto: Hay)
Meski permintaan jasa terus meningkat, Luluk memilih untuk membatasi jumlah klien maksimal dua lokasi dalam satu hari. Bukan karena menolak rezeki, namun ia lebih mengutamakan keseimbangan hidup.
“Uang banyak tidak akan ada gunanya jika dirinya tidak punya waktu untuk beribadah dan berdzikir,” pungkasnya.
Dengan filosofi kecantikan yang membumi dan pendekatan spiritual yang kuat, Luluk Make-Up Malang hadir sebagai angin segar di industri tata rias pernikahan.
Writer: Hay
Editor: Imam Abu Hanifah