Home NewsWakil Rektor II Unikama Latih Auditor Internal Tugu Tirta Kota Malang, Bahas Standar ISO Terbaru

Wakil Rektor II Unikama Latih Auditor Internal Tugu Tirta Kota Malang, Bahas Standar ISO Terbaru

by Redaksi Hai Malang
0 comments

Haimalang – Penguatan sistem audit internal menjadi salah satu upaya menjaga kualitas tata kelola dan pelayanan publik. Hal ini menjadi fokus pelatihan audit sistem manajemen yang diberikan Wakil Rektor II Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama), Irma Tyasari, Ph.D., kepada auditor internal PERUMDA Air Minum Tugu Tirta Kota Malang, Senin (2/11/2026).

Pelatihan yang berlangsung di kantor PERUMDA Air Minum Tugu Tirta Kota Malang tersebut diikuti seluruh auditor internal perusahaan. Kegiatan ini membahas pedoman audit sistem manajemen berdasarkan ISO 19011, termasuk perkembangan standar, perencanaan audit, teknik pemeriksaan, hingga evaluasi hasil audit.

Kehadiran Irma menjadi bagian dari kontribusi akademisi dalam mendukung peningkatan kompetensi profesional di lingkungan badan usaha milik daerah (BUMD).

Kegiatan dibuka Direktur Administrasi dan Keuangan PERUMDA Air Minum Tugu Tirta Kota Malang, Wahyu Darmawan. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Manager SDM Neni dan Kepala Satuan Pengawas Internal (SPI) Dudi.

Perkembangan Standar Audit dan Tantangan Digital

Dalam pemaparannya, Irma menjelaskan pentingnya penerapan pedoman audit yang terstruktur untuk memastikan proses pemeriksaan berjalan objektif, sistematis, dan memberikan manfaat bagi organisasi.

Salah satu materi yang menjadi perhatian adalah perkembangan ISO 19011 sebagai pedoman pelaksanaan audit sistem manajemen. Pembahasan mencakup penyesuaian metode audit terhadap perkembangan teknologi, termasuk pelaksanaan audit jarak jauh, pemanfaatan analisis data, serta pengelolaan dokumen digital.

Audit internal

Wakil Rektor II Unikama Irma Tyasari bersama karyawan Tugu Tirta.

Pendekatan berbasis risiko juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan audit. Melalui pendekatan ini, auditor dapat menentukan prioritas pemeriksaan berdasarkan tingkat risiko dan dampaknya terhadap operasional perusahaan.

Bagi perusahaan penyedia layanan air minum seperti Tugu Tirta, pemetaan risiko menjadi penting untuk memastikan proses bisnis berjalan sesuai prosedur dan tidak mengganggu keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat.

Audit Internal Bukan Sekadar Mencari Kesalahan

Pelatihan tersebut juga menekankan perubahan cara pandang terhadap fungsi auditor internal. Audit bukan semata-mata kegiatan untuk menemukan kesalahan pegawai atau unit kerja, melainkan instrumen evaluasi untuk mengetahui sejauh mana sistem dan prosedur perusahaan berjalan efektif.

Melalui pemeriksaan yang objektif, auditor dapat mengidentifikasi ketidaksesuaian antara standar operasional prosedur (SOP) dan pelaksanaan di lapangan.

Hasil audit selanjutnya dapat menjadi dasar untuk mengidentifikasi potensi risiko, mengevaluasi efektivitas pengendalian internal, serta menyusun rekomendasi perbaikan.

Dengan demikian, fungsi audit internal tidak berhenti pada penyusunan laporan temuan, tetapi turut mendorong perbaikan kinerja perusahaan secara berkelanjutan.

Peserta Ikuti Simulasi Penyusunan Temuan Audit

Untuk memperkuat pemahaman peserta, pelatihan juga dilengkapi pembahasan tahapan audit, mulai dari perencanaan, pelaksanaan pemeriksaan, pengumpulan bukti, hingga evaluasi dan tindak lanjut.

Peserta kemudian mengikuti simulasi penyusunan temuan audit menggunakan pendekatan P-L-O-R (Problem, Location, Objective Evidence, Reference).

Metode tersebut membantu auditor menyusun temuan secara lebih sistematis dengan menjelaskan permasalahan, lokasi terjadinya ketidaksesuaian, bukti objektif, serta referensi atau standar yang menjadi dasar pemeriksaan.

Melalui pelatihan ini, auditor internal Tugu Tirta diharapkan semakin memiliki pemahaman dan keterampilan dalam menjalankan fungsi pengawasan perusahaan.

Kolaborasi Unikama dan Tugu Tirta tersebut sekaligus memperlihatkan peran perguruan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan akademik, tetapi juga dapat berkontribusi langsung terhadap peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan tata kelola institusi.

You may also like

Leave a Comment