Haimalang – Model rambut pria bukan lagi sekadar soal penampilan. Bagi banyak pria, potongan rambut menjadi bagian dari identitas diri sekaligus cara menunjukkan karakter dan gaya hidup. Tak heran jika tren model rambut pria terus berubah setiap tahun mengikuti perkembangan fashion, budaya pop, hingga pengaruh media sosial.
Memasuki tahun 2026, tren rambut pria semakin mengarah pada gaya yang lebih natural, bertekstur, dan mudah ditata. Teknik fade masih menjadi favorit karena mampu memberikan kesan bersih dan modern, sementara model rambut klasik hadir kembali dengan sentuhan yang lebih kekinian.
Kini, banyak pria memilih model rambut yang tidak hanya terlihat keren saat baru keluar dari barbershop, tetapi juga tetap mudah dirawat dalam aktivitas sehari-hari. Selain itu, faktor seperti bentuk wajah, jenis rambut, hingga profesi juga menjadi pertimbangan penting sebelum menentukan potongan rambut.
Menariknya, beberapa model rambut yang populer saat ini sebenarnya merupakan pengembangan dari gaya klasik yang telah dimodifikasi agar sesuai dengan tren modern. Misalnya Modern Mullet yang merupakan evolusi dari mullet era 80-an, atau French Crop yang kini dipadukan dengan berbagai teknik fade sehingga tampil lebih elegan.
Jika Anda sedang mencari inspirasi potongan rambut baru, berikut delapan model rambut pria yang diprediksi masih menjadi tren sepanjang 2026.
Tren Model Rambut Pria 2026
1. Modern Mullet, Gaya Retro yang Hadir Lebih Modern
Modern Mullet menjadi salah satu model rambut yang mengalami peningkatan popularitas dalam beberapa tahun terakhir. Jika dulu mullet identik dengan rambut belakang yang sangat panjang dan terkesan nyentrik, kini tampilannya jauh lebih rapi dan modern.

Tampilan Modern Mullet, salah satu model rambut yang mengalami peningkatan popularitas dalam beberapa tahun terakhir.
Ciri utama Modern Mullet terletak pada bagian depan yang dibuat lebih tebal dengan volume natural, sisi kanan dan kiri dipotong menggunakan teknik fade, sementara bagian belakang tetap sedikit lebih panjang dibandingkan rambut samping.
Perpaduan tersebut menghasilkan tampilan yang unik tanpa terlihat berlebihan. Karena itu, Modern Mullet mulai banyak dipilih oleh kalangan muda, terutama mereka yang ingin tampil berbeda namun tetap stylish.
Model ini cocok untuk pria dengan rambut lurus maupun bergelombang. Selain itu, bentuk wajah oval dan persegi biasanya menjadi pasangan terbaik untuk gaya rambut ini karena mampu menjaga proporsi wajah tetap seimbang.
Untuk mendapatkan hasil maksimal, gunakan clay atau matte paste agar tekstur rambut tetap terlihat natural tanpa efek terlalu mengilap.
2. French Crop, Potongan Simpel yang Tidak Pernah Kehilangan Penggemar
Jika berbicara mengenai model rambut pria yang praktis, French Crop hampir selalu masuk dalam daftar teratas. Potongan ini memiliki ciri khas berupa rambut bagian atas yang relatif pendek dengan poni tipis di bagian depan, sedangkan sisi kanan dan kiri dibuat fade sehingga menghasilkan tampilan bersih.

French Crop memiliki ciri khas poni pendek dengan bagian samping menggunakan teknik fade, sehingga memberikan kesan rapi, modern, dan mudah ditata.
Alasan mengapa French Crop sangat populer adalah karena hampir semua jenis rambut cocok menggunakan model ini. Bahkan pria dengan rambut tipis sekalipun bisa terlihat lebih bervolume berkat teknik tekstur yang dibuat barber.
French Crop juga menjadi pilihan ideal bagi pria yang tidak memiliki banyak waktu untuk styling setiap pagi. Setelah keramas, rambut cukup dikeringkan dan dirapikan menggunakan jari atau sedikit hair powder.
Baca juga 24 Model Rambut Pria Slicked Back Undercut untuk Berbagai Bentuk Wajah
Selain praktis, model rambut ini mampu memberikan kesan maskulin, bersih, dan profesional sehingga cocok digunakan oleh mahasiswa, pekerja kantoran, hingga pelaku bisnis.
3. Middle Part, Gaya Korea yang Tetap Digemari
Popularitas drama Korea dan K-Pop membuat Middle Part masih menjadi salah satu model rambut pria paling diminati. Potongan ini memiliki belahan tepat di tengah kepala sehingga rambut jatuh secara simetris ke kanan dan kiri. Agar tampil maksimal, rambut bagian atas biasanya dibuat lebih panjang dibandingkan potongan rambut pada umumnya.

Middle Part bukan sekadar tren, cocok untuk berbagai bentuk wajah dan memberikan kesan rapi sekaligus stylish.
Keunggulan Middle Part terletak pada kemampuannya memberikan kesan wajah yang lebih lembut dan elegan. Tidak heran jika banyak aktor maupun idol Korea menggunakan model rambut ini dalam berbagai kesempatan.
Namun, Middle Part membutuhkan sedikit usaha dalam penataan. Rambut biasanya perlu dikeringkan menggunakan hair dryer agar volume tetap terbentuk sepanjang hari.
Model ini paling cocok untuk pria dengan rambut lurus atau sedikit bergelombang serta bentuk wajah oval maupun panjang.
4. Taper Fade, Teknik Potongan yang Cocok Dipadukan dengan Berbagai Gaya
Masih banyak orang yang mengira Taper Fade merupakan model rambut tersendiri. Padahal, Taper Fade sebenarnya adalah teknik mencukur rambut secara bertahap dari bagian bawah menuju atas sehingga menghasilkan transisi yang halus.
Teknik ini sangat fleksibel karena bisa dikombinasikan dengan berbagai model rambut seperti Quiff, Slick Back, Textured Crop, hingga Middle Part.

Taper Fade menggunakan teknik gradasi yang halus di bagian samping dan belakang membuat tampilan terlihat lebih bersih, rapi, dan modern tanpa terkesan berlebihan.
Keunggulan terbesar Taper Fade adalah tampilannya yang bersih tanpa terlihat terlalu ekstrem. Oleh karena itu, model ini menjadi favorit pria yang bekerja di lingkungan profesional namun tetap ingin mengikuti tren.
Selain memberikan kesan rapi, Taper Fade juga membuat bentuk kepala terlihat lebih proporsional sehingga cocok digunakan hampir semua bentuk wajah.
5. Textured Crop, Pilihan Modern untuk Tampilan Lebih Santai
Salah satu model rambut yang paling banyak diminta di barbershop saat ini adalah Textured Crop. Potongan ini sering disalahartikan sebagai Mohawk atau Mohicano, padahal karakteristiknya berbeda.
Textured Crop lebih menonjolkan tekstur rambut bagian atas yang dibuat acak secara natural, sedangkan sisi samping dipotong menggunakan teknik fade. Model rambut ini memberikan kesan kasual, modern, sekaligus maskulin.

Textured Crop memiliki kesan modern, dan mudah ditata, nggak heran kalau model ini jadi favorit di banyak barbershop.
Pria dengan rambut tebal akan sangat cocok menggunakan Textured Crop karena tekstur alami rambut menjadi lebih mudah dibentuk.
Keunggulan lainnya adalah model rambut ini tidak memerlukan banyak produk styling. Sedikit clay atau hair powder sudah cukup untuk mempertahankan volume rambut sepanjang hari.
Selain itu, potongan ini juga membantu menyamarkan bentuk wajah bulat sehingga terlihat lebih proporsional.
6. Slick Back dengan Low Taper, Elegan dan Berkelas
Slick Back merupakan salah satu model rambut klasik yang tetap bertahan hingga sekarang. Pada model ini, seluruh rambut bagian atas disisir ke belakang sehingga menghasilkan tampilan yang bersih dan rapi. Agar terlihat lebih modern, bagian samping biasanya dipadukan dengan teknik Low Taper.
Perpaduan tersebut menghasilkan kesan dewasa dan elegan tanpa kehilangan sentuhan modern. Slick Back sering menjadi pilihan para profesional, pebisnis, maupun pria yang ingin tampil formal dalam berbagai acara.
Untuk mendapatkan hasil terbaik, gunakan pomade berbahan dasar air atau clay dengan tingkat hold sedang sehingga rambut tetap mudah diatur tanpa terlihat kaku.
7. Low Fade, Potongan Favorit yang Cocok untuk Hampir Semua Orang
Jika harus memilih satu teknik potongan rambut yang paling aman, Low Fade mungkin menjadi jawabannya. Fade dimulai tepat di atas telinga kemudian bertransisi secara halus menuju bagian atas kepala.
Karena transisinya lembut, Low Fade cocok dipadukan dengan hampir semua model rambut mulai dari Textured Crop, Side Part, Quiff, hingga rambut bergelombang.
Tidak hanya memberikan tampilan yang lebih bersih, Low Fade juga membuat rambut bagian atas menjadi pusat perhatian sehingga wajah terlihat lebih tegas. Inilah alasan mengapa hampir setiap barbershop menawarkan variasi Low Fade sebagai pilihan utama pelanggan.
8. Quiff Mid Fade, Kombinasi Klasik yang Selalu Menarik
Quiff merupakan model rambut yang mengandalkan volume pada bagian depan kepala. Rambut depan dibuat mengarah ke atas dan sedikit ke belakang sehingga menciptakan ilusi wajah yang lebih panjang.
Saat dipadukan dengan Mid Fade, Quiff menghasilkan keseimbangan antara gaya klasik dan modern. Model rambut ini sangat cocok bagi pria dengan wajah bulat karena mampu memberikan efek wajah yang lebih tirus.
Namun, Quiff membutuhkan sedikit usaha dalam penataan. Penggunaan hair dryer dan clay akan membantu mempertahankan volume rambut sepanjang hari. Bagi pria yang menyukai penampilan rapi sekaligus stylish, Quiff menjadi salah satu pilihan terbaik.
Memilih Model Rambut Pria
Memilih model rambut sebaiknya tidak hanya mengikuti tren. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar hasil potongan benar-benar sesuai dengan karakter wajah dan jenis rambut.
Bentuk wajah menjadi faktor utama. Wajah oval termasuk yang paling fleksibel karena hampir semua model rambut cocok digunakan. Sebaliknya, pria dengan wajah bulat sebaiknya memilih model yang memberikan volume di bagian atas seperti Quiff atau Slick Back agar wajah terlihat lebih panjang.

Memilih model rambut tidak hanya melihat tren, tapi penting mempertimbangkan bentuk wajah.
Jenis rambut juga berpengaruh besar. Rambut lurus lebih mudah dibentuk menjadi Middle Part atau Slick Back, sedangkan rambut bergelombang sangat cocok menggunakan Modern Mullet maupun Textured Crop. Untuk rambut tipis, French Crop sering menjadi pilihan terbaik karena mampu memberikan ilusi volume.
Selain itu, pertimbangkan juga aktivitas sehari-hari. Jika memiliki rutinitas yang padat dan tidak sempat melakukan styling setiap pagi, pilih model rambut yang praktis seperti French Crop atau Low Fade. Sebaliknya, jika senang bereksperimen dengan gaya rambut, Quiff atau Middle Part bisa menjadi pilihan menarik.
Tips Merawat Model Rambut Agar Tetap Rapi
Potongan rambut yang bagus tidak akan bertahan lama jika tidak dirawat dengan baik. Gunakan sampo yang sesuai dengan jenis rambut agar kulit kepala tetap sehat. Hindari penggunaan pomade atau wax secara berlebihan karena dapat menyebabkan penumpukan residu pada kulit kepala.
Bagi pengguna produk styling setiap hari, pastikan rambut dibersihkan secara menyeluruh sebelum tidur. Selain itu, lakukan trimming setiap tiga hingga empat minggu agar bentuk fade tetap terlihat rapi. Teknik fade akan cepat kehilangan bentuk jika rambut mulai tumbuh terlalu panjang.
Penggunaan hair dryer juga sebaiknya tidak dilakukan dengan suhu terlalu tinggi karena dapat membuat rambut menjadi kering dan mudah patah.
Jika diperhatikan, hampir semua model rambut yang populer pada 2026 memiliki satu kesamaan, yaitu mengutamakan tekstur alami dan kemudahan dalam penataan.
Teknik fade tetap menjadi elemen utama karena mampu membuat tampilan rambut lebih bersih, sementara bagian atas dibiarkan memiliki volume dan tekstur yang natural. Gaya seperti French Crop, Low Fade, Textured Crop, hingga Modern Mullet menunjukkan bahwa tren saat ini tidak lagi mengejar potongan yang terlalu rumit, melainkan mengedepankan keseimbangan antara estetika dan fungsi.
Sebelum memutuskan potongan rambut, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan barber mengenai bentuk wajah, jenis rambut, serta gaya hidup Anda. Dengan begitu, model rambut yang dipilih tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga benar-benar menunjang penampilan dan rasa percaya diri.
Model rambut yang tepat bukan hanya membuat seseorang terlihat lebih menarik, tetapi juga mampu mencerminkan karakter, profesionalisme, dan kepribadian dalam setiap kesempatan.