Home NewsArema FC Menang 4-0 atas Dewa United, Andre Caldas Buka Era Baru dengan Meyakinkan

Arema FC Menang 4-0 atas Dewa United, Andre Caldas Buka Era Baru dengan Meyakinkan

by Redaksi Hai Malang
0 comments

Haimalang – Arema FC menang 4-0 atas Dewa United dalam lanjutan pekan ketujuh Super League 2026/2027 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (25/10/2026). Kemenangan ini menjadi hasil positif pertama bagi Singo Edan setelah berpisah dengan Marcos Santos dan menjalani pertandingan di bawah arahan Andre Caldas sebagai pelatih interim.

Empat gol Arema FC dicetak Careca pada menit ke-30 dan 52, Oluwasegun Samuel Otusanya pada menit ke-65, serta Sneyder Julian Guevara Munoz pada menit ke-90+5. Hasil ini sekaligus mengakhiri rentetan lima pertandingan tanpa kemenangan yang dialami Arema.

Bagi Andre Caldas, kemenangan tersebut menjadi awal yang positif dalam masa tugasnya sebagai pelatih interim. Namun, ia menilai hasil pertandingan tidak lepas dari kerja kolektif para pemain dan kemampuan tim untuk tetap tenang ketika permainan belum berjalan sesuai harapan.

Arema FC Menang, Andre Caldas Buka Era Baru

Kemenangan atas Dewa United datang hanya dua hari setelah Arema FC mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan Marcos Santos pada Jumat (23/10/2026). Keputusan itu diambil setelah manajemen melakukan evaluasi terhadap performa tim.

Sebelumnya, Arema menjalani lima pertandingan tanpa kemenangan, dengan catatan tiga hasil imbang dan dua kekalahan. Kekalahan 1-5 dari Persija Jakarta pada 21 Oktober 2026 menjadi salah satu hasil yang memperberat situasi tim.

Manajemen kemudian memilih mengakhiri kerja sama dengan Marcos Santos untuk membuka peluang membangun momentum baru. Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan sejumlah aspek, termasuk evaluasi terhadap performa tim.

Pergantian pelatih berlangsung dalam waktu singkat. Arema harus segera mempersiapkan diri menghadapi Dewa United di tengah proses pencarian pelatih kepala definitif.

Andre Caldas akhirnya mendapat kepercayaan untuk memimpin tim sebagai pelatih interim. Dengan waktu persiapan yang terbatas, ia menghadapi tantangan untuk membenahi permainan sekaligus mengembalikan kepercayaan diri pemain.

Kemenangan empat gol tanpa balas menjadi respons positif Arema dalam pertandingan pertamanya di bawah arahan Andre. Meski begitu, hasil tersebut belum otomatis menjawab seluruh persoalan tim setelah melewati periode tanpa kemenangan.

Andre Caldas Tekankan Kepercayaan Diri Pemain

Salah satu hal yang ditekankan Andre Caldas setelah pertandingan adalah pentingnya membangun kepercayaan diri pemain. Ia ingin para pemain mampu menunjukkan kemampuan mereka tanpa dibebani keraguan berlebihan.

Dalam penjelasannya, Andre menyampaikan bahwa tugas tim pelatih adalah membantu pemain kembali percaya pada diri sendiri dan memberi mereka ruang untuk bermain.

“Kita hanya perlu membuat mereka percaya pada diri mereka sendiri dan membiarkan mereka bermain,” kata Andre Caldas saat konferensi pers.

Pendekatan itu menjadi penting bagi Arema yang sebelumnya kesulitan mendapatkan hasil positif. Dalam situasi seperti ini, perubahan strategi perlu berjalan beriringan dengan upaya membangun kembali mental pemain.

Andre juga menegaskan bahwa kontribusi setiap pemain tetap penting, terlepas dari durasi bermain yang mereka dapatkan. Pemain yang tampil selama lima menit, 20 menit, maupun 90 menit diharapkan tetap memberikan kemampuan terbaik untuk tim.

Ia turut menyoroti hasil akhir berupa kemenangan 4-0 dan keberhasilan Arema menjaga gawang tetap bersih. Meski puas dengan hasil tersebut, Andre mengingatkan bahwa tim masih memiliki pekerjaan yang harus dilanjutkan.

“Ini baru permulaan,” menjadi pesan yang menggambarkan sikap Andre setelah kemenangan tersebut. Baginya, hasil melawan Dewa United merupakan modal awal, bukan alasan untuk berhenti melakukan evaluasi.

Arema Sempat Kesulitan sebelum Menemukan Ritme

Meski menang dengan skor telak, Arema FC tidak langsung mendominasi pertandingan sejak menit awal. Andre mengakui bahwa 10 hingga 15 menit pertama berjalan cukup sulit bagi timnya.

Ia menjelaskan bahwa para pemain diminta tetap tenang ketika permainan belum berjalan sesuai harapan. Menurut Andre, tim tidak boleh kehilangan kepercayaan diri hanya karena kesulitan pada awal pertandingan.

“Jangan putus asa jika semuanya tidak berjalan baik pada menit pertama. Itu bagian dari sepak bola,” tambah Andre.

Arema perlahan menemukan ritme permainan melalui serangan balik dan pemanfaatan sisi lapangan. Tim mulai mendapatkan ruang untuk membangun serangan, hingga akhirnya Careca membuka keunggulan pada menit ke-30.

Gol tersebut mengubah dinamika pertandingan. Arema tampil lebih percaya diri dan mulai mampu mengontrol permainan dengan lebih baik.

Memasuki babak kedua, Arema kembali menekan dan berhasil menggandakan keunggulan. Situasi ini membuat Dewa United semakin sulit mengejar ketertinggalan, sementara Arema memiliki lebih banyak ruang untuk mengembangkan serangan.

Andre juga menempatkan keberhasilan menjaga gawang tetap bersih sebagai salah satu aspek penting dari pertandingan tersebut. Menurutnya, tim tidak hanya perlu mencetak gol, tetapi juga menjaga keseimbangan permainan hingga laga berakhir.

Empat gol tanpa balas akhirnya menjadi hasil dari peningkatan permainan Arema secara bertahap. Tim mampu memanfaatkan peluang sekaligus mempertahankan keunggulan sampai peluit akhir.

Careca Borong Dua Gol, Otusanya dan Julian Melengkapi

Careca menjadi pemain yang membuka keunggulan Arema FC sekaligus mencetak dua gol dalam pertandingan ini. Gol pertamanya pada menit ke-30 membawa Singo Edan unggul 1-0.

Arema fc menang

Selebrasi Careca usai mencetak gol pertama ke gawang Dewa United. Ben/Haimalang

Keunggulan tersebut bertahan hingga babak pertama berakhir. Setelah turun minum, Careca kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-52 untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Gol kedua itu semakin menguntungkan Arema. Dewa United harus bekerja lebih keras untuk mengejar ketertinggalan, sedangkan tuan rumah mendapatkan ruang untuk melancarkan serangan berikutnya.

Oluwasegun Samuel Otusanya kemudian memperbesar keunggulan Arema menjadi 3-0 pada menit ke-65. Gol tersebut semakin menegaskan efektivitas serangan Singo Edan dalam pertandingan di Stadion Kanjuruhan.

Saat pertandingan memasuki masa tambahan waktu, Sneyder Julian Guevara Munoz melengkapi kemenangan Arema. Pemain bernomor punggung 6 itu mencetak gol pada menit ke-90+5 untuk memastikan skor akhir 4-0.

Empat gol dari tiga pemain menunjukkan kontribusi lini serang Arema dalam memanfaatkan peluang. Di sisi lain, keberhasilan tidak kebobolan menjadi catatan positif bagi tim yang sedang berusaha memperbaiki performa.

Kemenangan ini memberikan hasil nyata dari pertandingan pertama Arema di bawah arahan Andre Caldas. Namun, konsistensi permainan pada laga berikutnya tetap menjadi tolok ukur penting untuk menilai perkembangan tim.

Kemenangan Awal, Pekerjaan Andre Masih Panjang

Kemenangan atas Dewa United menjadi hasil penting bagi Arema FC setelah lima pertandingan tanpa kemenangan. Selain mengamankan tiga poin, hasil ini memberi tim kesempatan untuk membangun kembali kepercayaan diri di tengah masa transisi kepelatihan.

Bagi Andre Caldas, kemenangan tersebut menjadi awal yang positif dalam menjalankan tugas sebagai pelatih interim. Pesannya mengenai kepercayaan diri, kesabaran, dan kontribusi seluruh pemain menjadi bagian dari pendekatan yang ia tekankan setelah pertandingan.

Meski demikian, tantangan berikutnya adalah menjaga agar performa positif tersebut berlanjut. Arema masih perlu mempertahankan efektivitas serangan, kestabilan pertahanan, serta konsistensi permainan ketika menghadapi lawan berikutnya.

Manajemen juga masih menjalankan proses untuk menentukan pelatih kepala definitif. Karena itu, masa kepemimpinan Andre saat ini tetap berada dalam konteks transisi, meskipun kemenangan atas Dewa United memberi modal penting bagi tim.

Kemenangan 4-0 ini belum menjadi jawaban atas seluruh persoalan Arema FC. Namun, hasil tersebut setidaknya menunjukkan bahwa Singo Edan mampu merespons tekanan dengan performa yang meyakinkan.

Era Andre Caldas dimulai dengan tiga poin, empat gol, dan tanpa kebobolan. Pekerjaan selanjutnya adalah membuktikan bahwa hasil tersebut bukan sekadar momentum sesaat, melainkan awal dari kebangkitan Arema FC di Super League 2026/2027.

You may also like

Leave a Comment