Home PendidikanRawat Warisan Nusantara, Mahasiswa PG PAUD Unikama Gelar Pagelaran Budaya yang Edukatif dan Atraktif

Rawat Warisan Nusantara, Mahasiswa PG PAUD Unikama Gelar Pagelaran Budaya yang Edukatif dan Atraktif

by Redaksi Hai Malang
0 comments

Aula Sarwakirti Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) mendadak menjadi ruang belajar hidup tentang keberagaman budaya Nusantara, Selasa (20/1/2026).

Melalui Pagelaran dan Pameran PAUD Lintas Budaya, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Unikama menghadirkan pembelajaran budaya yang dikemas atraktif dan edukatif.

Kegiatan bertema “Merajut Tradisi Budaya dalam Jiwa Anak Bangsa” ini menjadi bagian dari implementasi Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah PAUD Lintas Budaya. Namun lebih dari sekadar evaluasi akademik, pagelaran ini menjadi ruang aktualisasi mahasiswa dalam memahami sekaligus merawat kekayaan etnis Indonesia sejak jenjang pendidikan paling dasar.

Sejak pukul 08.00 WIB, suasana aula dipenuhi nuansa warna-warni busana adat dari berbagai daerah. Sebanyak 14 kelompok mahasiswa menampilkan beragam seni tari tradisional dari berbagai penjuru Nusantara, mulai dari wilayah barat hingga timur Indonesia. Penampilan tersebut disambut antusias oleh penonton yang memadati aula.

Tak hanya menyuguhkan pertunjukan seni, kegiatan ini juga dilengkapi dengan pameran karya bernuansa budaya. Berbagai artefak, ornamen, serta visualisasi khas daerah dipamerkan sebagai bentuk pemahaman mahasiswa terhadap nilai-nilai budaya yang melekat pada setiap tradisi.

Ketua Program Studi PG PAUD, Dr. Siti Muntomimah, M.Pd.

Ketua Program Studi PG PAUD Unikama, Dr. Siti Muntomimah, M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki peran strategis dalam membentuk karakter calon pendidik anak usia dini. Menurutnya, pemahaman lintas budaya merupakan bekal penting bagi guru PAUD di tengah masyarakat yang majemuk.

“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial atau pemenuhan nilai ujian semata. Lebih dari itu, kami ingin mencetak calon guru yang mampu menanamkan rasa cinta tanah air kepada anak usia dini melalui pengenalan budaya. Mahasiswa harus memahami filosofi di balik setiap tari dan lagu daerah agar dapat mentransfer nilai-nilai kearifan lokal tersebut kepada generasi penerus,” ujar Dr. Siti Muntomimah.

Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Unikama, Dr. Cicilia Ika Rahayu Nita, M.Pd.

Apresiasi juga disampaikan Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Unikama, Dr. Cicilia Ika Rahayu Nita, M.Pd., yang secara resmi membuka kegiatan tersebut. Ia menilai pagelaran ini sebagai bentuk nyata komitmen kampus dalam menjaga dan merawat warisan budaya di tengah derasnya arus globalisasi.

“Saya sangat bangga melihat kreativitas dan totalitas mahasiswa PG PAUD hari ini. Melalui panggung ini, kalian telah membuktikan bahwa tradisi tidak akan luntur jika dirawat dengan sungguh-sungguh. Jadikan momentum ini sebagai pengingat bahwa harmoni budaya adalah identitas bangsa yang harus kita jaga bersama dalam bingkai persatuan,” tegas Dr. Cicilia.

Rangkaian kegiatan ditutup pada sore hari dengan penampilan tari dari kelompok Betawi yang disusul sesi dokumentasi bersama seluruh panitia dan peserta. Antusiasme mahasiswa dan dosen yang terlibat menjadi penanda suksesnya kegiatan ini sebagai media pembelajaran kontekstual.

Melalui pagelaran dan pameran lintas budaya ini, Unikama menegaskan perannya dalam menyiapkan calon pendidik yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan budaya. Harapannya, nilai-nilai tradisi yang dikenalkan sejak usia dini dapat terus hidup, relevan, dan menjadi fondasi kuat dalam membangun karakter generasi penerus bangsa.

You may also like