HaiMalang.com – Usai peluncuran perdana KA Ijen Ekspres pada Sabtu (1/2/2025), beragam komentar pun datang dari masyarakat yang turut ikut dalam perjalanan perdana kereta ini.
Salah satunya review jujur komunitas Sahabat Kereta. Mereka turut mengikuti jadwal perjalanan KA Ijen Ekspres yang berangkat dari stasiun Malang pukul 07.50 dan tiba di stasiun Ketapang pukul 14.55 WIB.
Untuk diketahui, KA Ijen Ekspres diluncurkan bersamaan dengan momen peluncuruan GAPEKA 2025. Kereta ini hadir sebagai alternatif baru bagi penumpang yang ingin bepergian ke Banyuwangi selain menggunakan KA Tawangalun yang kerap penuh.
Dengan rangkaian kelas Eksekutif berbahan Stainless Steel (SS) dan Ekonomi New Generation Modifikasi dengan kursi Captain Seat, KA ini menawarkan pengalaman perjalanan yang lebih modern.

Fasilitas kursi penumpang di KA Ijen Ekpres (Foto: Dok. KAI)
Antusiasme penumpang terlihat jelas pada perjalanan perdana ini. Banyak penggemar kereta api, atau yang dikenal sebagai Rail Fans, turut serta dalam perjalanan perdana KA Ijen Ekspres ini untuk merasakan langsung fasilitas baru yang ditawarkan.
Apalagi harga tiket KA Ijen Ekspress dibanderol Rp265.000 (eksekutif) dan Rp175.000 (ekonomi) untuk hari biasa, serta Rp285.000 (eksekutif) dan Rp195.000 (ekonomi) untuk akhir pekan.
Para anggota komunitas dan penumpang KA Ijen Ekspres berharap kereta ini dapat menjadi pilihan baru bagi masyarakat yang ingin menuju Banyuwangi dengan kenyamanan lebih.
Lantas bagaimana review mereka?
Review Jujur Komunitas Sahabat Kereta Usai Naik KA Ijen Ekspres
Ulasan perjalanan KA Ijen Ekspres dengan sederet fasilitasnya diungkap oleh Ahmad Isyaqul Haq, salah satu penumpang yang juga anggota komunitas Sahabat Kereta. Ia bersama istrinya, Fitri Erma, menjajal bagaimana kenyamanan duduk di kelas Ekonomi New Generation Modifikasi.
Ia menilai bahwa kelas Ekonomi New Generation Modifikasi lebih cocok disebut sebagai kelas bisnis dibandingkan ekonomi biasa.
“Kesan pertama masuk ke dalam ekonomi newgen versi modifikasi ini terasa mewah, bahkan tidak layak disebut ekonomi sama sekali. Kursinya memiliki improvement dari segi desain, sudut kemiringan saat reclining sudah sangat bagus untuk menopang punggung, dan tidak ada lagi kursi yang menghadap belakang karena semuanya bisa diputar,” ungkap pria yang akrab disapa Isro ini.
Namun, ia juga menyoroti beberapa hal yang masih perlu diperbaiki. Diantaranya yakni kursi yang keras hingga night mode yang belum sempurna.
“Kursinya keras banget, bahkan lebih empuk kursi ekonomi AC Split yang tegak berhadapan. Legroom memang lebih luas, tetapi kaki saya tidak bisa selonjoran karena terhalang part pemutar kursi. Selain itu, night mode masih perlu diperbaiki karena lampunya terlalu terang. Ini membuat tidur dalam perjalanan jadi kurang nyaman,” jelasnya.
Secara keseluruhan, Isro menilai bahwa kelas Ekonomi New Generation Modifikasi ini lebih cocok untuk perjalanan jarak menengah dengan waktu tempuh kurang dari enam jam.

Pasangan anggota Sahabat Kereta, Fitri Erma dan suaminya, Ahmad Isyaqul Haq dalam unggahan resmi KAI usai mengikuti perjalanan perdana KA Ijen Ekspress (Foto: Dok.)
Pendapat serupa juga dituturkan Fitri yang sangat antusias menikmati perjalanan perdana KA Ijen Ekspres.
“Pengalaman perdana pastinya seru, excited, dan menyenangkan sekali. Banyak sekali penumpang bahkan juga Rail Fans yang antusias menaiki KA Ijen Ekspres ini. Saya duduk di kelas Ekonomi New Generation Modifikasi dan merasakan peningkatan signifikan dibandingkan sebelumnya,” tuturnya.
Menurut Fitri, kursi sudah bisa searah laju kereta, legroom cukup luas, dan atapnya mengalami banyak pembaruan yang memberi kesan lebih mewah. Meski demikian, Fitri juga mencatat beberapa kekurangan yang dirasakannya selama perjalanan.
“Kursinya masih cukup keras, kaki saya tidak bisa selonjoran karena terhalang part pemutar kursi, dan night mode-nya masih terlalu terang. Mungkin bisa lebih diredupkan agar lebih nyaman untuk tidur,” tambahnya.
Menurutnya, meskipun ada beberapa kekurangan, peningkatan fasilitas ini tetap menjadi langkah positif dibandingkan kelas ekonomi sebelumnya.
Jadwal KA Ijen Ekpres Malang – Banyuwangi PP
Dengan melewati 17 stasiun pemberhentian, berikut ini jadwal lengkap KA Ijen Ekspress meliputi jam kedatangan dan keberangkatan di masing-masing stasiun, resmi dari laman KAI.
Jadwal KA Ijen Ekspress dari Malang – Banyuwangi (No. KA 239F)
| Stasiun | Tiba | Berangkat |
| Malang | – | 07.50 |
| Lawang | 08.12 | 08.15 |
| Bangil | 08.52 | 09.20 |
| Pasuruan | 09.38 | 09.40 |
| Probolinggo | 10.35 | 10.40 |
| Klakah | 11.12 | 11.14 |
| Tanggul | 11.55 | 11.57 |
| Rambipuji | 12.12 | 12.14 |
| Jember | 12.24 | 12.30 |
| Kalisat | 12.51 | 12.57 |
| Kalibaru | 13.41 | 13.43 |
| Kalisetail | 14.01 | 14.03 |
| Temuguruh | 14.14 | 14.16 |
| Rogojampi | 14.26 | 14.28 |
| Banyuwangi Kota | 14.40 | 14.42 |
| Ketapang | 14.55 | – |

KA Ijen Ekpres saat akan memulai perjalanan perdana dari Stasiun Malang (Foto: Fitri)
Jadwal KA Ijen Ekspress dari Banyuwangi – Malang (No. KA 240F)
| Stasiun | Tiba | Berangkat |
| Ketapang | – | 19.30 |
| Banyuwangi Kota | 19.43 | 19.47 |
| Rogojampi | 20.00 | 20.02 |
| Temuguruh | 20.15 | 20.17 |
| Kalibaru | 20.26 | 20.35 |
| Kalisetail | 20.54 | 20.56 |
| Kalisat | 21.42 | 21.51 |
| Jember | 22.10 | 22.15 |
| Rambipuji | 22.25 | 22.27 |
| Tanggul | 22.42 | 22.44 |
| Klakah | 23.12 | 23.14 |
| Probolinggo | 23.43 | 23.48 |
| Pasuruan | 00.31 | 00.35 |
| Bangil | 00.51 | 01.25 |
| Lawang | 02.03 | 02.06 |
| Malang | 02.30 | – |
Itulah tadi review jujur komunitas Sahabat Kereta Api usai naik KA Ijen Ekspres yang telah diluncurkan sejak 1 Februari 2025. Gimana pendapatmu? Semoga perjalanan ke Banyuwangi atau Malang jadi makin nyaman ya.
Reporter: Imam Abu Hanifah
Editor: Imam