Home NewsPerkuat Ekosistem Teknopreneurship, Unikama Dorong Mahasiswa Jadi Pencipta Lapangan Kerja Berbasis Inovasi

Perkuat Ekosistem Teknopreneurship, Unikama Dorong Mahasiswa Jadi Pencipta Lapangan Kerja Berbasis Inovasi

by Kontributor
0 comments

Upaya Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) dalam membangun ekosistem kewirausahaan berbasis teknologi terus diperkuat.

Melalui Forum Group Discussion (FGD) Kewirausahaan, Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni Unikama mendorong mahasiswa untuk tidak hanya siap menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja berbasis inovasi.

FGD bertajuk “Penguatan Keunggulan Dalam Teknopreneurship dan Inovasi” ini digelar selama dua hari, Senin–Selasa (19–20/1/2026), bertempat di Ruang Abdoel Radjab. Kegiatan berlangsung secara hybrid melalui platform Zoom, memungkinkan partisipasi mahasiswa lintas daerah dan memperluas jejaring diskusi kewirausahaan.

Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni Unikama, Dr. Teguh Sulistyo, M.Pd., menegaskan bahwa forum ini dirancang sebagai ruang strategis untuk membuka cakrawala mahasiswa menghadapi tantangan global dunia usaha berbasis teknologi.

“Kami berharap FGD ini tidak sekadar menjadi ajang diskusi teori, tetapi menjadi inkubator ide bagi mahasiswa untuk berani berinovasi di bidang teknologi. Kolaborasi lintas kampus ini sangat krusial untuk memperkaya perspektif mereka,” ujar Dr. Teguh.

Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan mahasiswa tidak hanya dari Unikama, tetapi juga dari berbagai kota seperti Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, hingga Blitar. Kehadiran peserta lintas kampus ini memperkuat posisi Unikama sebagai ruang bertemunya gagasan dan praktik kewirausahaan muda.

Pada hari pertama, diskusi difokuskan pada penguatan konsep dan strategi teknopreneurship. Dr. Wisnu S. Dewobroto, M.Sc., Pakar Kewirausahaan Nasional sekaligus Dekan FKB Universitas Podomoro, memaparkan peta jalan teknopreneurship yang relevan dengan dinamika industri saat ini. Paparan tersebut dilengkapi Dr. Any Setyarini, SE., MM., CDMA., Kepala EDCC Universitas Semarang, yang membahas strategi menghadapi kompetisi bisnis, serta Jacobus Wiwin Kuswinardi, ST., S.Kom., M.Kom., dosen dan praktisi kewirausahaan Unikama, yang mengulas pengembangan inovasi mahasiswa secara teknis.

Kegiatan Hari ke 2 : Penandatanganan MoU dengan Daru Dewayanto, MCM, MCC, ICE-AC, selaku Founder dan Master Coach HADE untuk mendukung ekosistem Coaching Kewirausahaan

Memasuki hari kedua, fokus diskusi bergeser pada penguatan karakter dan mental wirausaha. Daru Dewayanto, MCM, MCC, ICE-AC, Founder sekaligus Master Coach HADE, hadir memberikan materi tentang coaching kewirausahaan dan motivasi diri. Ia menekankan bahwa keberhasilan teknopreneur tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga oleh ketangguhan mental dan kemampuan beradaptasi.

Sebagai penutup, kegiatan ini ditandai dengan peluncuran dan pengenalan program Center of Agility, sebuah inisiatif dari Daru Dewayanto yang diperkenalkan khusus kepada Unikama. Program ini dirancang untuk mencetak wirausahawan muda yang tangkas, adaptif, dan siap menghadapi perubahan cepat dunia usaha.

Melalui sinergi antara Direktorat Kemahasiswaan, para pakar kewirausahaan, serta penguatan program strategis, Unikama optimistis mampu melahirkan teknopreneur muda yang tidak hanya inovatif, tetapi juga berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun global.

You may also like