Home Serba SerbiKeren, Rumah Subsidi 6×10 Ini Disulap Jadi Hunian Industrial-Tropis Full DIY Owner, Habis Rp50 Juta!

Keren, Rumah Subsidi 6×10 Ini Disulap Jadi Hunian Industrial-Tropis Full DIY Owner, Habis Rp50 Juta!

by Redaksi Hai Malang
0 comments

Haimalang – Siapa bilang rumah subsidi tidak bisa tampil beda dan berkarakter? Sebuah hunian di Pandeglang, Banten, yang dikenal sebagai “Rumah Disanata” menjadi viral setelah pemiliknya, Eka dan Hana, merenovasi total rumah berukuran 6×10 meter (60m²) tersebut dengan konsep unik, yakni perpaduan Industrial dan Tropis.

Yang lebih menakjubkan, sebagian besar desain dan elemen interior dikerjakan sendiri (Do It Yourself atau DIY) oleh sang pemilik, Eka, dengan anggaran renovasi yang terbilang efisien.
Berikut ulasan lengkap mengenai transformasi rumah subsidi yang sukses menginspirasi banyak orang ini.

Rumah Subsidi Konsep Industrial-Tropis yang Menonjol

Rumah Disanata yang tadinya memiliki tampilan seragam layaknya rumah subsidi lainnya, kini menonjol dengan ciri khasnya. Eka menjelaskan bahwa konsep desain yang diusung adalah menggabungkan unsur industrial dan tropis.

Unsur tropis hadir melalui banyaknya tanaman hijau yang diletakkan di berbagai sudut, membuat rumah terasa lebih segar dan hidup. Sementara itu, nuansa industrial diperkuat dengan fasad unik dan lainnya.

Fasad Unik: Penggunaan plesteran kasar (kamprot kasar) dan ekspos bata merah yang disusun miring di bagian depan, berfungsi sebagai elemen estetika sekaligus menjaga privasi dari jalan.
Pipa dan Kabel Terekspos: Pemasangan kabel dan pipa elektrikal (konduit) yang sengaja dibiarkan terbuka (ekspos), menjadi ciri khas utama desain industrial.
Material Mentah: Lantai area lounge menggunakan coran semen polos, dan beberapa dinding dibiarkan dengan plesteran mentah.

Perubahan Layout Drastis untuk Mobilitas

Demi menciptakan rumah yang terasa luas (plong) dan mendukung mobilitas sosial, Eka mengubah total tata letak standar rumah subsidi:
1. Carport Jadi Teras Lounge
Area carport yang tidak terpakai (karena belum memiliki mobil) diubah menjadi teras lounge atau ruang bersantai. Area ini dihiasi dengan dinding dekoratif dari kayu dolken (log kayu) dan beratapkan polikarbonat transparan, memberi kesan tropis yang kuat.

2. Kamar Jadi Dapur di Depan
Eka memindahkan area dapur yang seharusnya berada di belakang ke ruangan depan (bekas kamar tidur standar). Keputusan ini bertujuan memudahkan mobilitas saat menerima tamu, sehingga suasana terasa “serasa kafe”.

3. Dapur Belakang Jadi Taman
Area dapur lama di bagian belakang rumah kemudian dialihfungsikan menjadi taman kecil dan area cuci (laundry).

Rumah subsidi

Tampilan dapur yang rapi dengan konsep industrialis.

4. Ekspos Kaca: Hampir semua pintu dan jendela menggunakan kaca penuh (full kaca) untuk memaksimalisasi cahaya alami dan menciptakan ilusi ruang yang lebih luas.

Kekuatan Craftsmanship dan DIY Owner

Salah satu hal yang paling menarik dari rumah ini adalah keterampilan Eka dalam membuat perabotan dan elemen dekoratifnya sendiri. Dengan minimnya lahan, ia memanfaatkan ruang vertikal dan mengisi kekosongan dengan hasil karyanya:
Penyimpanan Vertikal (Peparaan)
Di atas area dapur, Eka membuat penyimpanan vertikal (storage) yang disebutnya sebagai peparaan (istilah Sunda untuk loteng/rak penyimpanan). Penyimpanan ini dibuat sendiri dari bahan bajaringan (baja ringan) dan gipsum, dan selesai dalam waktu “tidak sampai sehari”.
Lampu dan Dekorasi Custom
Eka juga membuat lampu gantung di ruang keluarga menggunakan pipa bekas dan lampion seharga Rp7.000, yang didesain agar multifungsi.

Eka bahkan mengabadikan kenangan masa awal menikah dengan mengubah busa kasur lipat pertamanya menjadi bantal tempat duduk di teras. Ia menyebutnya sebagai story yang mengingatkan proses hidup.

Renovasi Rumah Subsidi Anggaran Rp50 Juta

Meskipun terlihat mewah dan penuh detail, Eka menyebutkan bahwa total biaya renovasi (untuk tukang dan pembelian bahan bangunan besar) diperkirakan sekitar Rp50 juta. Angka ini bisa ditekan karena Eka mengerjakan sendiri banyak perintilan dan dekorasi DIY, yang biayanya tidak terhitung dalam budget utama.

Tujuan utama dari renovasi ini, menurut Eka, adalah menciptakan suasana yang nyaman, hangat, dan homi.

You may also like

Leave a Comment