Haimalang – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang mulai menggeber persiapan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026. Rabu, 18 Februari 2026, jajaran pimpinan kampus menggelar rapat koordinasi besar di Ruang Rapat Rektorat lantai 3 guna memastikan proses rekrutmen berjalan efektif, terarah, dan tepat sasaran.
Rapat tersebut dipimpin Wakil Rektor Bidang Akademik Basri, M.A., Ph.D, bersama Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Dr. H. Triyo Supriyatno, M.Pd serta Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga Prof. Dr. Abdul Hamid. Turut hadir Kepala Biro AAKK, para wakil dekan bidang akademik, wakil direktur, kepala bagian akademik, PTIPD, tim admisi, hingga Humas UIN Malang.
Dalam arahannya, Basri menegaskan bahwa PMB bukan sekadar rutinitas tahunan. Menurutnya, proses rekrutmen mahasiswa baru adalah gerbang utama yang akan menentukan kualitas kampus di masa mendatang.
Karena itu, seluruh satuan kerja diminta bergerak selaras dan responsif terhadap target yang telah ditetapkan. Ia menekankan pentingnya perluasan segmentasi calon mahasiswa.
“Kita harus membuka jangkauan lebih luas. Ke depan tidak hanya madrasah, tetapi juga lulusan SMA. Saat ini sekitar 60 persen program studi di UIN Malang adalah prodi umum, sisanya berbasis keagamaan,” jelasnya.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa strategi promosi kampus harus mengikuti perkembangan komposisi program studi. Dengan mayoritas prodi umum, UIN Malang dinilai memiliki peluang besar menarik lulusan SMA yang menginginkan kampus dengan pendekatan integrasi sains dan Islam.
Konsep integratif tersebut menjadi keunggulan tersendiri. Selain menawarkan program berbasis keagamaan, UIN Malang juga kuat di bidang sains, teknologi, ekonomi, dan sosial. Kombinasi ini diyakini mampu menjangkau lebih luas calon mahasiswa dari berbagai latar belakang pendidikan.
Basri juga menekankan pentingnya soliditas antarunit. Ia meminta seluruh elemen kampus aktif melakukan evaluasi serta meningkatkan kualitas layanan kepada calon mahasiswa.
“Ayo tetap semangat, kita saling mengingatkan dan terus introspeksi,” tegasnya.
Sementara itu, minat pendaftar menunjukkan tren positif. Jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tercatat telah mencapai 2.573 pendaftar dan terus bertambah hingga batas penutupan pada 18 Februari 2026 pukul 23.00 WIB.
Capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya daya tarik UIN Malang di tingkat nasional. Kampus optimistis, dengan koordinasi lintas unit yang solid, penguatan layanan digital oleh PTIPD, serta strategi komunikasi dari tim admisi dan humas, angka pendaftar dapat dikonversi menjadi mahasiswa baru yang berkualitas.
Rapat koordinasi ini sekaligus menandai dimulainya fase intensif PMB 2026. Fokusnya tidak hanya pada kuantitas, tetapi juga kualitas. Sebab pada akhirnya, mahasiswa yang diterima hari ini akan menjadi wajah dan reputasi UIN Malang di masa depan.