Home Serba SerbiMetode Efektif Bersih-Bersih Rumah di Akhir Pekan, Bikin Aktivitas Makin Ringan

Metode Efektif Bersih-Bersih Rumah di Akhir Pekan, Bikin Aktivitas Makin Ringan

by Redaksi Hai Malang
0 comments

Haimalang.com – Menghabiskan akhir pekan tidak selalu harus dengan kegiatan di luar rumah. Bagi sebagian orang, waktu luang justru bisa dimanfaatkan untuk merapikan dan membersihkan rumah. Selain menata ulang fisik ruangan, kegiatan ini juga dipercaya mampu menghilangkan energi negatif dan menghadirkan suasana yang lebih segar serta nyaman di rumah.

Namun, bagi mereka yang telah menjalani rutinitas padat sepanjang hari kerja, kegiatan bersih-bersih bisa menjadi hal yang terasa berat.

Metode Efektif Bersih-Bersih Rumah

Sebagai solusi, metode 20/10 yang diperkenalkan oleh penulis sekaligus blogger Rachel Hoffman bisa menjadi cara efektif untuk memulai.

Apa Itu Metode 20/10?
Konsepnya sederhana: sisihkan waktu 20 menit untuk fokus membersihkan, lalu beri diri waktu istirahat selama 10 menit. Ulangi pola ini sampai seluruh ruangan tertata sesuai keinginan. Pola ini membantu menjaga stamina dan mencegah kelelahan akibat kerja nonstop.

Mulai dari Titik yang Paling Mudah
Rasa kewalahan seringkali muncul ketika melihat kekacauan di rumah dan tidak tahu harus mulai dari mana. Ini bisa jadi bentuk “decision fatigue” atau kelelahan dalam mengambil keputusan. Untuk mengatasinya, pilih satu titik kecil, misalnya membersihkan permukaan meja atau rak. Langkah kecil ini akan memicu semangat untuk melanjutkan ke bagian lain.

Tentukan Prioritas Ruangan
Bayangkan jika tamu akan datang dalam waktu satu jam—ruangan mana yang paling mendesak untuk dibersihkan? Dengan pendekatan ini, kamu bisa menentukan area yang menjadi prioritas sebelum beralih ke bagian rumah lainnya.

Musik sebagai Penyemangat
Aktivitas bersih-bersih bisa jadi lebih menyenangkan jika ditemani musik favorit. Buat playlist khusus agar suasana hati tetap positif dan kegiatan rumah tangga terasa seperti aktivitas santai, bukan beban.

Lebih dari Sekadar Kebersihan
Tujuan akhir dari bersih-bersih bukan hanya kondisi rumah yang rapi, tapi juga munculnya rasa nyaman dan tenang bagi penghuninya. Rumah yang bersih terbukti mendukung kesehatan fisik dan mental.

Atur Barang Berdasarkan Kategori, Bukan Lokasi
Setelah selesai membersihkan, tahap berikutnya adalah mengatur barang. Pilah-pilah berdasarkan kategori, misalnya mulai dari pakaian, lanjut ke buku, dan terakhir barang-barang sentimental. Hal ini akan mempermudah proses penataan.

Buat Tiga Kategori Barang: Buang, Daur Ulang/Sumbangkan, dan Jual
Pisahkan barang-barang yang tidak lagi dibutuhkan. Misalnya, nota belanja masuk kategori ‘buang’, sampah plastik bisa didaur ulang, dan barang lama seperti sepeda yang tak terpakai bisa dijual kembali.

Terapkan Prinsip 80/20
Tidak ada rumah yang bisa selalu sempurna. Terapkan toleransi: biarkan 20 persen rumah dalam kondisi tidak ideal, selama 80 persennya tetap terjaga kebersihannya. Fleksibilitas ini penting agar kamu tidak merasa tertekan oleh standar kebersihan yang terlalu tinggi.

Dengan menerapkan metode ini, kegiatan bersih-bersih rumah bisa menjadi lebih ringan, terarah, dan justru menyenangkan. Rumah pun akan menjadi tempat yang semakin nyaman untuk beristirahat dan melepas penat.

You may also like