Home NewsKebakaran di Pakisaji Malang, Gudang Rokok Ludes Kerugian Ditaksir 5 Miliar

Kebakaran di Pakisaji Malang, Gudang Rokok Ludes Kerugian Ditaksir 5 Miliar

by Imam Abu
0 comments

HaiMalang.com — Kebakaran di Pakisaji Malang pada Jumat (23/5/2025) malam membuat warga sekitar Desa Genengan mendadak panik.

Kobaran api hebat melanda sebuah gudang milik Pabrik Rokok (PR) Atlas yang berlokasi di Jalan Raya Genengan, Dusun Binangun, Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.

Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp5 miliar.

Insiden kebakaran di Pakisaji Malang ini terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Menurut informasi yang dihimpun, kobaran api pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melihat kepulan asap dari dalam gudang penyimpanan tembakau.

Kebakaran di Pakisaji Malang

Tim Damkar berusaha memadamkan kebakaran di Pakisaji Malang menimpa Gudang Pabrik Rokok pada Jumat (23/5/2025) malam (Foto: FB/Widi Ono)

Penjaga gudang, Heri, yang saat itu sedang berada di rumah, segera menuju lokasi setelah mendapat laporan dari warga.

Setibanya di lokasi, Heri mendapati gudang dalam kondisi terkunci dari luar. Warga yang turut panik kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Pakisaji. Tak lama kemudian, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pakisaji tiba di lokasi dan segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Malang.

Empat unit mobil pemadam kebakaran dengan 15 personel diterjunkan ke lokasi pada pukul 21.05 WIB. Petugas langsung melakukan pembongkaran pintu gudang untuk memadamkan api yang sudah membesar.

Setelah berjibaku selama kurang lebih 40 menit, api berhasil dipadamkan pada pukul 21.45 WIB. Hingga malam tadi, proses pembasahan masih terus dilakukan guna mencegah api kembali menyala.

Kebakaran di Pakisaji Malang

Nampak mobil Damkar berusaha mendekati titik api kebakaran gudang rokok di Pakisaji Malang (Foto: FB/ Widi Ono)

Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran. Namun dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik (arus pendek) sebagai pemicu utama kebakaran. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Akibat kejadian ini, seluruh isi gudang dilaporkan hangus terbakar. Selain tembakau, gudang juga menyimpan sekitar 100 ton cengkeh, peralatan penggiling, serta fasilitas kantor. Atap bangunan juga dilaporkan ambruk akibat terjangan api yang begitu hebat.

Meski kerugian material sangat besar, beruntung tidak ada korban luka maupun jiwa dalam insiden ini. Petugas kepolisian dan tim pemadam masih berada di lokasi untuk proses pendinginan dan pengamanan area.

You may also like