Haimalang – Bulan Ramadan sering dimanfaatkan banyak orang sebagai momentum memperbaiki pola hidup, termasuk menjaga berat badan dan menerapkan pola makan lebih sehat. Puasa memberi jeda waktu makan sekitar 13–14 jam per hari, yang jika dikelola dengan tepat dapat membantu mengontrol asupan kalori serta memperbaiki metabolisme tubuh.
Namun, manfaat tersebut sangat bergantung pada pilihan menu saat berbuka dan sahur. Konsumsi makanan tinggi gula berlebihan atau gorengan secara terus-menerus justru dapat menyebabkan lonjakan gula darah secara cepat dan membuat tubuh mudah lemas.
Karena itu, memilih menu buka puasa yang seimbang, mengandung karbohidrat, protein, serat, vitamin, dan cairan yang menjadi kunci agar tubuh tetap bugar selama Ramadan. Berikut beberapa rekomendasi menu buka puasa rumahan yang lezat, praktis, sekaligus lebih menyehatkan untuk keluarga.
Rekomendasi Menu Buka Puasa Rumahan yang Lezat
1. Kolak Pisang, Sumber Energi Cepat
Kolak pisang merupakan menu klasik yang hampir selalu hadir saat Ramadan. Pisang mengandung karbohidrat sederhana yang cepat dicerna tubuh, sehingga membantu mengembalikan energi setelah seharian berpuasa. Selain itu, pisang juga kaya kalium yang berperan menjaga keseimbangan cairan dan fungsi otot.

Pisang mengandung karbohidrat yang cepat dicerna tubuh, sehingga membantu mengembalikan energi setelah seharian berpuasa.
Agar lebih sehat, penggunaan gula bisa dibatasi dan santan kental dapat diganti sebagian dengan santan encer atau susu rendah lemak. Dengan penyesuaian tersebut, kolak tetap lezat tanpa terlalu tinggi kalori.
Bahan:
4 buah pisang raja/kepok, potong serong
200 ml santan (bisa campur santan encer)
2 sdm gula merah serut
1 sdm gula pasir (opsional, kurangi sesuai selera)
3 lembar daun pandan
½ sdt garam
500 ml air
Cara Membuat:
- Rebus air bersama daun pandan hingga harum.
- Masukkan pisang, masak hingga setengah empuk.
- Tambahkan gula merah dan santan, aduk perlahan agar santan tidak pecah.
- Tambahkan garam dan gula sesuai selera.
- Masak hingga mendidih dan pisang empuk. Sajikan hangat.
2. Salad Buah, Kaya Serat dan Vitamin
Salad buah menjadi pilihan menu berbuka yang menyegarkan sekaligus menyehatkan. Buah seperti apel, pir, melon, pepaya, dan anggur mengandung serat yang membantu pencernaan tetap lancar selama Ramadan. Kandungan vitamin C dalam buah-buahan juga mendukung daya tahan tubuh.
Menggunakan yoghurt plain dan madu sebagai dressing lebih disarankan dibanding saus berbasis mayones atau susu kental manis yang tinggi gula. Kombinasi serat dan probiotik dari yoghurt juga baik untuk kesehatan usus.
Bahan:
1 buah apel, potong dadu
1 buah pir, potong dadu
½ buah melon, potong dadu
½ buah pepaya, potong dadu
½ cangkir anggur, belah dua
½ cangkir yoghurt plain
1 sdm madu
1 sdt air jeruk nipis
Cara Membuat:
- Cuci bersih dan potong semua buah.
- Campurkan dalam mangkuk besar.
- Tambahkan yoghurt, madu, dan air jeruk nipis.
- Aduk perlahan hingga rata.
- Simpan di kulkas 15–30 menit sebelum disajikan.
3. Sup Ayam Sayur, Hangat dan Bernutrisi Lengkap
Sup ayam sayur cocok dijadikan menu utama berbuka karena mengandung protein, vitamin, mineral, serta cairan yang membantu rehidrasi tubuh. Kandungan air dalam sup membantu mengganti cairan yang hilang selama berpuasa.

Sup ayam sayur cocok dijadikan menu utama berbuka karena mengandung protein, vitamin, mineral, serta cairan yang membantu rehidrasi tubuh.
Daging ayam menyediakan protein yang dibutuhkan untuk memperbaiki jaringan tubuh, sementara wortel dan kentang memberikan tambahan serat serta karbohidrat kompleks. Agar lebih sehat, penggunaan garam dan kaldu instan sebaiknya dibatasi.
Bahan:
500 gram ayam
1 wortel, iris bulat
1 kentang, potong dadu
1 batang daun bawang
2 batang seledri
3 siung bawang putih, geprek
½ bawang bombay, cincang
1 liter air
Garam, merica secukupnya
Cara Membuat:
- Rebus ayam hingga empuk, angkat dan suwir dagingnya.
- Tumis bawang putih dan bombay hingga harum.
- Masukkan ke dalam rebusan kaldu bersama wortel dan kentang.
- Tambahkan ayam suwir, garam, dan merica.
- Masak hingga sayur empuk, taburi daun bawang dan seledri sebelum disajikan.
4. Roti Bakar Alpukat, Lemak Sehat untuk Tubuh
Roti bakar alpukat bisa menjadi alternatif menu berbuka yang praktis dan modern. Alpukat dikenal mengandung lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk kesehatan jantung. Lemak sehat ini juga membantu memberikan rasa kenyang lebih lama.
Menggunakan roti gandum utuh akan menambah asupan serat sehingga kadar gula darah lebih stabil. Menu ini cocok bagi keluarga yang ingin pilihan lebih ringan namun tetap mengenyangkan.
Bahan:
2 lembar roti gandum
1 buah alpukat matang
1 sdm madu
Mentega secukupnya
Topping opsional (keju/kacang)
Cara Membuat:
- Panggang roti yang telah dioles mentega hingga kecokelatan.
- Haluskan alpukat, campur dengan sedikit madu.
- Oleskan di atas roti panggang.
- Tambahkan topping sesuai selera, sajikan hangat.
5. Es Timun Jeruk Nipis, Segar dan Menghidrasi
Setelah seharian berpuasa, tubuh membutuhkan asupan cairan yang cukup. Timun memiliki kandungan air tinggi yang membantu proses hidrasi. Ditambah jeruk nipis yang kaya vitamin C, minuman ini terasa segar sekaligus menyehatkan.
Untuk menjaga kadar gula tetap terkontrol, penggunaan sirup sebaiknya dibatasi atau diganti dengan madu secukupnya. Dengan begitu, minuman tetap nikmat tanpa berlebihan gula.
Bahan:
1 buah timun, serut
2 buah jeruk nipis, peras
1–2 sdm madu
Air secukupnya
Es batu
Cara Membuat:
- Campurkan timun serut dengan air jeruk nipis.
- Tambahkan madu dan air, aduk rata.
- Sajikan dengan es batu.
6. Tahu Cabai Garam, Protein Nabati yang Praktis
Tahu merupakan sumber protein nabati yang ekonomis dan mudah diolah. Kandungan proteinnya membantu menjaga massa otot selama berpuasa. Agar lebih sehat, tahu bisa dipanggang atau digoreng dengan sedikit minyak menggunakan teknik air fryer.
Menu ini cocok sebagai lauk pendamping nasi atau sup agar kebutuhan protein harian tetap terpenuhi.
Bahan:
200 gram tahu putih, potong kotak
5 cabai merah, iris
1 sdt garam
Minyak secukupnya
Cara Membuat:
- Goreng tahu hingga kecokelatan dan renyah.
- Tumis cabai dan garam hingga harum.
- Masukkan tahu goreng, aduk rata.
- Sajikan hangat.
7. Puding Cokelat, Penutup Manis yang Lebih Terkontrol
Puding cokelat bisa menjadi pilihan hidangan penutup yang disukai anak-anak. Jika dibuat dengan susu rendah lemak dan takaran gula yang terukur, puding tetap aman dikonsumsi tanpa memicu lonjakan gula darah berlebihan.

Puding cokelat bisa menjadi pilihan hidangan penutup.
Sebagai alternatif, gula dapat dikurangi dan ditambahkan potongan buah segar sebagai topping agar kandungan nutrisinya lebih seimbang.
Bahan:
500 ml susu cair
50 gram gula
1 sachet agar-agar bubuk cokelat
Cara Membuat:
- Campurkan susu, gula, dan agar-agar dalam panci.
- Masak sambil diaduk hingga mendidih.
- Tuang ke cetakan dan biarkan dingin.
- Simpan di kulkas sebelum disajikan.