Home Serba SerbiDoa Sholat Tahajud: Bacaan Lengkap, Tata Cara, dan Waktu Paling Mustajab

Doa Sholat Tahajud: Bacaan Lengkap, Tata Cara, dan Waktu Paling Mustajab

by Kontributor
0 comments

Haimalang – Doa sholat tahajud menjadi salah satu amalan yang paling banyak dicari umat Muslim, terutama ketika ingin mendekatkan diri kepada Allah SWT di waktu malam. Sholat Tahajud dikenal sebagai ibadah sunnah yang memiliki keutamaan besar, khususnya karena dikerjakan pada sepertiga malam terakhir, waktu yang diyakini sebagai saat mustajab untuk berdoa.

Selain sebagai bentuk ibadah, Tahajud juga menjadi momen refleksi diri. Dalam suasana yang tenang, seseorang dapat berdoa dengan lebih khusyuk tanpa gangguan aktivitas harian. Lalu bagaimana niatnya? Apa saja bacaan doa dan dzikirnya? Serta kapan waktu terbaik melaksanakannya? Berikut penjelasan lengkapnya.

Sholat Tahajud adalah sholat sunnah yang dilakukan pada malam hari setelah tidur terlebih dahulu, meskipun hanya sebentar. Inilah yang membedakannya dengan sholat malam biasa (qiyamul lail).

Dasar anjuran Tahajud terdapat dalam Al-Qur’an Surah Al-Isra ayat 79, yang memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk melaksanakan sholat malam sebagai ibadah tambahan. Ayat tersebut menunjukkan bahwa Tahajud memiliki nilai istimewa di sisi Allah SWT.

Jumlah rakaat Tahajud minimal dua rakaat dan tidak dibatasi maksimalnya. Banyak ulama menganjurkan untuk mengerjakannya dua rakaat-dua rakaat, kemudian ditutup dengan sholat witir.

Niat Sholat Tahajud

Niat cukup dilakukan dalam hati sebelum takbiratul ihram. Namun bagi yang ingin melafalkannya agar lebih mantap, berikut bacaannya:

Arab:
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin:
Ushallii sunnatat tahajjudi rak’ataini lillaahi ta’aalaa

Artinya:
“Saya niat sholat sunnah Tahajud dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Sholat Tahajud

Secara umum, tata cara Sholat Tahajud sama seperti sholat sunnah lainnya. Berikut langkah-langkahnya:

  • Niat dalam hati
  • Takbiratul ihram
  • Membaca doa iftitah
  • Membaca Surah Al-Fatihah
  • Membaca surah pendek
  • Rukuk
  • I’tidal
  • Sujud pertama
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua
  • Rakaat kedua dengan urutan yang sama
  • Tasyahud akhir
  • Salam

Setelah selesai dua rakaat, bisa dilanjutkan kembali sesuai kemampuan. Umumnya dilakukan 2 hingga 8 rakaat, kemudian ditutup dengan witir.

Doa Sholat Tahajud yang Dianjurkan

Setelah selesai melaksanakan Tahajud, dianjurkan untuk membaca doa sholat tahajud. Salah satu doa yang diriwayatkan dari Rasulullah SAW adalah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ…

Artinya secara ringkas:

“Ya Allah, segala puji bagi-Mu. Engkau penegak langit dan bumi serta seluruh makhluk yang ada di dalamnya…”

Doa tersebut berisi pujian kepada Allah, pengakuan keimanan, serta permohonan ampunan dan pertolongan. Namun selain doa tersebut, umat Muslim juga diperbolehkan memanjatkan doa pribadi sesuai kebutuhan masing-masing.

Pada waktu inilah seseorang bisa memohon rezeki, kesehatan, kemudahan urusan, serta ampunan dosa. Banyak ulama menyebutkan bahwa doa di sepertiga malam terakhir termasuk waktu yang paling mustajab.

Dzikir Setelah Sholat Tahajud

Agar ibadah lebih sempurna, dianjurkan untuk memperbanyak dzikir setelah sholat. Beberapa bacaan dzikir yang bisa diamalkan antara lain:

  • Istighfar (Astaghfirullah) minimal 3 kali
  • Tasbih (Subhanallah) 33 kali
  • Tahmid (Alhamdulillah) 33 kali
  • Takbir (Allahu Akbar) 33 kali
  • Tahlil (Laa ilaaha illallah)
    Dzikir ini membantu menjaga ketenangan hati dan memperkuat keimanan setelah melaksanakan sholat malam.

Waktu Terbaik Melaksanakan Sholat Tahajud

Sholat Tahajud dapat dilakukan setelah sholat Isya hingga sebelum masuk waktu Subuh. Namun waktu terbaiknya adalah pada sepertiga malam terakhir.

Hal ini berdasarkan hadis yang menyebutkan bahwa Allah SWT turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir dan menawarkan pengabulan doa serta ampunan bagi hamba-Nya yang memohon.

Untuk menghitung sepertiga malam terakhir, caranya adalah membagi waktu antara Maghrib hingga Subuh menjadi tiga bagian. Bagian terakhir itulah waktu paling utama untuk Tahajud.

Sebagai contoh, jika Maghrib pukul 18.00 dan Subuh pukul 04.30, maka sepertiga malam terakhir berada sekitar pukul 01.30 hingga 04.30. Meski demikian, jika tidak mampu bangun di waktu tersebut, Tahajud tetap sah dilakukan sebelum tidur atau di awal malam setelah Isya, selama sudah tidur terlebih dahulu.

Keutamaan Sholat Tahajud

Ada banyak keutamaan yang disebutkan dalam berbagai hadis dan penjelasan ulama mengenai Tahajud, di antaranya:

1. Waktu mustajab untuk berdoa
Doa sholat tahajud diyakini lebih mudah dikabulkan karena dilakukan pada waktu yang istimewa.

2. Menghapus dosa
Sholat malam menjadi salah satu amalan yang dapat menggugurkan dosa-dosa kecil.

3. Meningkatkan ketakwaan
Konsisten bangun malam melatih kedisiplinan dan kesungguhan dalam beribadah.

4. Mendapatkan ketenangan hati
Suasana malam yang tenang membantu meningkatkan kekhusyukan.

5. Meninggikan derajat di sisi Allah
Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa Tahajud dapat mengangkat derajat seseorang ke tempat terpuji.

Doa sholat tahajud merupakan bagian penting dari ibadah malam yang memiliki banyak keutamaan. Dengan memahami niat, tata cara, bacaan doa, dzikir, serta waktu terbaiknya, umat Muslim dapat melaksanakan Tahajud dengan lebih khusyuk dan terarah.

Sholat Tahajud bukan hanya ibadah sunnah biasa, tetapi juga kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT di waktu yang penuh keberkahan. Karena itu, tidak ada salahnya mulai membiasakan diri bangun di malam hari dan mengamalkan doa sholat tahajud secara rutin sebagai bagian dari ikhtiar memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah.

 

 

 

 

You may also like